4 Makanan Ini Bisa Jadi Pemicu Stroke, Apasaja?

4 Makanan Ini Bisa Jadi Pemicu Stroke, Apasaja?

Di samping penyakit ginjal, kolesterol dan stroke adalah penyakit yang sangat ditakuti masyarakat Indonesia.

Penyakit itu tak melulu muncul sebab pola hidup yang tidak cukup sehat, namun pun karena konsumsi makanan sehari-hari.

Dilansir dari webmd.com, inilah ini ialah makanan yang tidak jarang dikonsumsi insan tetapi akan merangsang penyakit stroke.

1. Makanan yang berisi gula

Sudah jadi rahasia umum bila makanan yang berisi gula mempunyai risiko stroke yang lumayan tinggi. Tetapi sayangnya, masyarakat Indonesia ingin memilih makanan dengan cita rasa yang manis sebagai di antara pilihannya.

Sayangnya, nyaris seluruh riset tentang stroke membuktikan andai makanan yang mempunyai kadar gula jangan dikonsumsi terus-menerus.

Makanan manis bakal merusak pembuluh darah dan jaringan yang dapat sebabkan diabetes, kehancuran saraf, bahkan menambah risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Daging merah

Mengonsumsi daging paling baik guna tubuh. Tetapi perlu diacuhkan jika tidak seluruh daging baik dikonsumsi terlampau sering.

Daging merah adalah daging yang kaya guna protein, sampai-sampai baik guna pembentukan otot. Namun daging merah mempunyai kandungan lemak bosan yang  lumayan tinggi yang dapat menambah kolesterol dan risiko penyakit jantung dan stroke. Lemak dalam daging merah itu berpotensi menyumbat pembuluh darah sampai-sampai alirannya tak fasih sehingga dapat juga mengakibatkan tekanan darah tinggi.

Daging merah baik dikonsumsi, andai dalam jumlah yang baik pula. Yang tergolong daging merah antara beda daging sapi dan daging domba atau domba.

3. Gorengan

Indonesia sudah tak asing dengan makanan nikmat yang satu ini. Apalagi andai disajikan dengan cabai rawit, tentu lebih nikmat. Sayangnya mengonsumsi gorengan dalam jumlah tidak sedikit akan memunculkan kolesterol pemicu strok yang lumayan tinggi.

Ini sebab minyak yang dipakai untuk menggoreng gorengan berisi lemak trans yang lumayan tinggi. Lemak trans itu akan merangsang risiko penyakit stroke lebih tinggi.

4.  Makanan cepat saji dan kaleng

Di kondisi terdesak, seseorang lebih memilih makanan yang cepat saji, atau bahkan makanan kaleng yang mengolahnya lebih praktis. Tetapi mengonsumsi makanan siap saji terlalu tidak jarang akan menciptakan tubuh lama kelamaan bakal teracuni dengan kandungan riskan lainnya.

Makanan kaleng dan cepat saji mempunyai kandungan MSG yang lumayan tinggi yang bisa merusak tubuh seseorang. Di samping itu, makanan siap saji atau kaleng khususnya, tentu mempunyai zat pengawet yang tinggi. Zat tersebut adalahpemicu utama terpapar stroke.

Baca Juga:

Dasar Pertimbangan Pemilihan Media

Dasar Pertimbangan Pemilihan Media

Dasar Pertimbangan Pemilihan Media
Dasar Pertimbangan Pemilihan Media

Media Jadi dan Media Rancangan

Ditinjau dari kesiapan pengadaannya media dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu media jadi karena sudah merupakan komoditi perdagangan dan terdapat di pasaran luas dalam keadaan siap pakai (media by utilization), dan media rancangan karena perlumedia ini mempunyai kelebihan dan keterbatasan. dirancang dan dipersiapkan secara khusus untuk maksud atau tujuan pembelajaran tertentu (media by design). Masing-masing jenis
Kelebihan dari media jadi adalah hemat dalam waktu, tenaga dan biaya untuk pengadaannya.

Sebaliknya mempersiapkan media yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan tertentu akan memeras banyak waktu , tenaga maupun biaya karena untuk mendapatkan keandalan dan kesahihannya diperlukan serangkaian validisasi prototipnya.
Kekurangan dari media jadi ialah kecilnya kemungkinan untuk mendapatkan media jadi yang dapat sepenuhnya sesuai dengan tujuan atau kebutuhan pembelajaran setempat.


6.2 Dasar Pertimbangan Pemilihan Media
Beberapa penyebab orang memilih media antara lain adalah:
1)      Bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya pada kuliah tentang media
2)      Merasa sudah akrab dengan media tersebut, misalnya seorang dosen yang sudah terbiasa menggunakan proyektor transparansi
3)      Ingin memberi gambaran atau penjelasan yang lebih konkret, dan
4)      Merasa bahwa media dapat berbuat lebih dari yang bias dilakukannya, misalnya untuk menarik menarik minat atau gairah belajar siswa.
Jadi, dasar pertimbangan untuk memilih suatu media sangatlah sederhana, yaitu dapat memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak. Mc.Conel (1974) mengatakan bila media itu sesuai pakailah, “If The Medium Fits, Use it!”.


6.3 Kriteria Pemilihan

Profesor Ely dalam kuliahnya di Fakultas Pascasarjana IKIP Malang tahun1982 mengatakan bahwa pemilihan media seyogyanya tidak terlepas dari konteksnya bahwa media merupakan komponen dari sistem instruksional secara keseluruhan.Karena itu, meskipun tujuan dan isinya sudah diketahui, faktor-faktor lain seperti karakteristik siswa, strategi belajar-mengajar, organisasi kelompok belajar, alokasi waktu dan sumber, serta prosedur penilaiannya juga perlu dipertimbangkan.

Dalam hubungan ini Dick dan Carey (1978) menyebutkan bahwa di samping kesesuaian dengan tujuan perilaku belajarnya setidaknya masih ada empat faktor lagi yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media.

1)      Ketersediaan sumber setempat.
2)      Apakah untuk membeli atau memproduksi sendiri tersebut ada dana, tenaga dan fasilitasnya.
3)      Faktor yang menyangkut keluwesan, kepraktisan dan ketahanan media yang bersangkutan untuk waktu yang lama.
4)      Efektivitas biayanya dalam jangka waktu yang panjang.


Cara ternak jangkrik yang efektif

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring bersama dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan ringan dilaksanakan baik untuk skala kecil maupun besar.

Cara ternak jangkrik yang efektif

Sebelum membahas perihal langkah ternak jangkrik, tersedia baiknya kami mengenal lebih-lebih dahulu jenis dan sifat bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., termasuk didalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih berasal dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di area tropis.

Di Indonesia, setidaknya udah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum seluruhnya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, tetap terdapat jangkrik yang diternakan untuk target lain, layaknya hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda layaknya rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, dapat diberi pakan sayuran hijau yang banyak mengandung air layaknya sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk mengawali ternak jangkrik adalah mempersiapkan kandang atau area budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik dapat dibikin berasal dari bermacam bahan layaknya kardus papan atau triplek. Pada kesempatan kali ini, kami akan mengimbuhkan misal pembuatan kandang jangkrik berasal dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak layaknya peti, dapat terbuat berasal dari papan atau tripleks. Berikut deskripsi kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat berasal dari papan atau tripleks bersama dengan tulang berasal dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem terhadap tiap tiap lanjutan dan sudut peti. Gunanya agar jangkrik yang baru menetas tidak terlihat melalui celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas terlalu kecil.
Permukaan anggota atas mesti dapat dibuka tutup bersama dengan mengfungsikan engsel.
Pada segi wajah dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang kurang lebih 10 cm berasal dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup bersama dengan kasa kawat ukuran halus agar jangkrik kecil tidak dapat kabur.
Pada segi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling segi anggota dalam, kurang lebih 10 cm berasal dari atas, memberikan isolasi plastik. Gunanya agar jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki terhadap keempat sudut peti, kurang lebih tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki tersebut nantinya diletakan terhadap mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk mencegah hama layaknya semut masuk ke didalam kandang.
Kandang jangkrik termasuk dapat dibikin bersusun, bila tiga susun untuk menghemat area dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya di letakkan di didalam ruangan yang gelap, tidak terkena cahaya matahari langsung.

Selain terlindung berasal dari cahaya matahari langsung, ternak jangkrik termasuk perlu ketenangan. Sebaiknya menentukan ruangan yang memiliki angin cukup, gelap, jauh berasal dari hiruk pikuk dan lantas lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti udah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan berasal dari jenis G. miratus dan G. testaclus. Bibit dapat dibeli berasal dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebenarnya jenis jangkrik lain dapat termasuk diternakan, tersedia lebih dari satu spesies yang sebetulnya susah atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat berasal dari tangkapan alam. Atau terkecuali sulit, sedikitnya bibit jangkrik jantan didapat berasal dari alam. Karena umumnya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena tetap panjang, seluruh anggota badan tetap lengkap, dapat melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan menentukan jangkrik yang bila dipegang mengeluarkan cairan baik berasal dari mulut maupun duburnya.
Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina tersedia ovipositor terhadap anggota ekornya, ekornya tersedia tiga anggota tengah merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling ringan adalah memandang ekornya. Jangkrik jantan hanya memiliki dua helai ekor sedangkan betina terlihat memiliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor anggota tengah adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik mesti memperhatikan tingkat kelembaban dan binatang pengganggu. Kelembaban mesti konsisten dikontrol, lebih-lebih selagi musim kemarau, Untuk merawat kelembaban dapat dilaksanakan bersama dengan penyemprotan atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik lumayan banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik dapat jadi kanibal bila ketersediaan makanan didalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah bersama dengan area pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibikin aga serupa bersama dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang dapat diolesi tanah liat, semen putih dan juga diberi daun-daun kering, layaknya daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang akan dikawinkan mesti berasal berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina tidak sama spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan bersama dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai area peneluran. Selama masa perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan suara derik konsisten menerus. Jangkrik betina yang udah dibuahi akan bertelur. Telur umumnya di letakkan didalam pasir atau tanah.

Selama masa perkawinan jangkrik mesti mendapatkan asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa tiap tiap hari, jangan sampai pakan membusuk di didalam kandang.

Beberapa peternak tersedia yang mengimbuhkan ramuan spesifik bagi jangkrik yang tengah dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang udah direbus dan dihaluskan, dan lebih dari satu vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan dapat banyak dan berkualitas. Apakah perihal tersebut efektif? belum tersedia ujinya hanya berdasarkan berasal dari pengalaman lebih dari satu peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik akan menetas setelah 7-10 hari, termasuk sejak perkawinan. Maksimal 5 hari setelah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menjauhkan si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke didalam kandang penetasan telur yang termasuk sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang udah dibuahi akan berubah berasal dari bening jadi keruh. Setelah 4-6 hari umumnya telur menetas.

Pada masa penetasan, kelembaban kandang mesti konsisten dijaga bersama dengan penyemprotan air, atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, langkah seterusnya adalah mengimbuhkan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat berasal dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah melalui 10 hari, anakan jangkring dapat dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk merawat kandang tetap higienis dan bersih, dan juga terhindar berasal dari gangguan hama. Hal lain yang mesti dijaga adalah suasana kandang agar tetap lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga agar makanan lumayan tersedia, dikarenakan bila tidak cukup jangkrik akan kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa tiap tiap hari, jangan sampai membusuk di didalam kandang. Kandang yang baru dibikin sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai tetap berbau vinil bila terbuat berasal dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang bersama dengan lumpur sawah untuk dan dijemur sampai kering.

Periksa air yang tersedia terhadap mangkuk atau kaleng terhadap kaki-kaki kandang. Tambah atau ganti bila cairan udah sedikit. Cairan yang digunakan dapat air, minyak tanah, atau jenis cairan lain yang dapat mencegah hama masuk ke didalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang dapat dipanen berasal dari ternak jangkrik, yakni jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik umumnya dijual lebih mahal berasal dari jangkrik itu sendiri. Telur umumnya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik udah dapat dipanen setelah mencapai usia tidak cukup lebih 30 hari. Terhitung sejak telur terasa menetas.

sumber : https://www.budidayaternak.com/

Teknik sambung samping tanaman kakao

Teknik sambung samping tanaman kakao

Pada usaha budidaya tanaman kakao rakyat, seringkali ditemukan tanaman kakao yang mempunyai produktivitas rendah. Adanya tanaman yang demikian umumnya disebabkan oleh penggunaan bibit asalan yang diperoleh berasal dari sumber bibit yang tidak mengetahui asal-usulnya. Jika dibiarkan konsisten tumbuh tanaman yang produktivitas rendah ini tentu bakal sangat merugikan. Sedangkan seumpama dibongkar dan diganti dengan tanaman baru (replanting), waktu yang diperlukan untuk menanti tanaman terasa berbuah lagi bakal lumayan lama.

Teknik sambung samping tanaman kakao

Untuk menangani persoalan tersebut, waktu ini sudah dikenal tehnik yang dapat memperbaiki produktivitas tanaman kakao tanpa mesti lakukan replanting. Teknik ini dikenal dengan arti tehnik sambung samping tanaman kaka0.

Mengenal sambung samping
Sambung samping tanaman kakao adalah tehnik menyambungkan batang atas (entres) yang diperoleh berasal dari tanaman induk unggul ke batang bawah tanaman kakao yang mempunyai produktivitas rendah. Sambung samping dilakukan untuk menaikkan kuantitas mengolah buah kakao berasal dari tanaman yang sebelumnya berbuah sangat sedikit. Dengan sambung samping kami dapat memperbaiki produktivitas kebun kakao tanpa mesti lakukan pembongkaran dan replanting terhadap tanaman yang sudah ada.

Untuk lakukan sambung samping tanaman kakao, ada lebih dari satu tahapan yang mesti dilakukan yakni persiapan alat dan bahan, pelaksanaan tehnik sambung samping, dan perlakuan pasca sambung samping.

Persiapan alat dan bahan
Tahapan pertama yang dilakukan dalam sambung samping adalah persiapan alat dan bahan. Alat yang mesti disiapkan sangat simple yakni pisau okulasi yang tajam dan bersih, gunting pangkas, gergaji tangan, golok, dan batu asah. Sedangkan bahan yang digunakan cuman plastik bening dan tali rafia.

Persiapan batang bawah
Sebelum lakukan sambung samping, batang bawah mesti dipangkas dan dipupuk. Pemangkasan dilakukan agar fotosintesis tanaman nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pertumbuhan sambungan. Sedangkan pemupukan dilakukan untuk menaikkan kekebalan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit pasca disambung samping. Pemangkasan dan pemupukan dilakukan secara beriringan yakni kira-kira 1 bulan sebelum saat sambung samping dilakukan.

Persiapan batang atas
Setelah batang bawah dipangkas dan dipupuk, langkah seterusnya yang dilakukan dalam tehnik sambung samping adalah penyiapan batang atas (entres). Entres diperoleh berasal dari cabang-cabang tanaman kakao yang mempunyai produktivitas tinggi dan ketahanan terhadap hama dan penyakit yang kuat. Entres sebaiknya diperoleh berasal dari tanaman kakao klon unggul seperti PBC 123 dan BR 25. Entres juga dapat diperoleh berasal dari tanaman mengolah yang memenuhi syarat pada lain produktivitasnya tinggi minimal selama 4 tahun berturut-turut, tidak di serang hama dan penyakit perlu tanaman kakao, kuantitas biji perbuah di atas 40 butir dan berat biji kering di atas 1 gram per biji.

Cabang-cabang yang digunakan sebagai entres adalah cabang yang masih muda berusia 3 bulan berwarna hijau kecoklatan. Jangan lupa memeriksa entres berasal dari serangan penyakit VSD.

Jika entres diperoleh berasal dari tempat yang jauh berasal dari tanaman batang bawah, maka mesti dilakukan pengemasan tertentu agar entres masih selamanya segar. Cabang-cabang entres yang sudah diambil mesti dibuang daunnya tanpa mengakibatkan kerusakan tangkai daun. Daun dibuang agar penguapan entres tidak sangat besar. Agar entres dapat bertahan lama, entres mesti dikemas memanfaatkan pelepah daun pisang. Dengan pengemasan yang demikian, entres dapat bertahan selama 4 hari dipejalanan.

Sambung samping tanaman kakao
Setelah batang bawah, entres, serta alat dan bahan penyambungan siap, tehnik sambung samping dapat langsung dilakukan. Pelaksanaan tehnik sambung samping dapat mengikuti alur prosedur sebagai berikut:

a. Pembuatan mata entres
Entres diambil berasal dari cabang selama ± 15 cm yang mempunyai 2-4 duduk daun. Bagian atas duduk daun inilah yang merupakan tempat tumbuh tunas yang bakal jadi batang-batang baru terhadap tanaman hasil sambung samping. Bagian bawah mata tunas mesti dapat disayat serong seperti tombak selama 3,0-4,5 cm dan ujung lainnya dipotong serong selama 2-3 cm bersebelahan dengan potongan bagian bawah kayu mata tunas.

b. Pembuatan tapak sambungan
Tapak sambungan dibuat terhadap batang pokok di ketinggian pada 45-75 cm berasal dari permukaan tanah. Tapak sambungan dibuat dengan menyebabkan 2 torehan vertikal yang sejajar selama 7 – 10 cm dengan jarak 2-3 cm. Torehan tersebut dibuat sampai menyentuh jaringan kayu. Kedua torehan lantas dihubungkan dengan torehan horizontal di bagian atasnya. Setelah itu, buka kulit yang tertoreh untuk lantas disambungkan dengan entres yang sudah dibuat.

c. Penyambungan
Penyambungan dilakukan dengan memasukan kayu mata tunas yang sudah siap secara perlahan ke dalam tapak sambungan dengan membuka lidah torehan agar bagian potongan tidak rusak. Kemudian lekatkan entres ke jaringan kayu batang bawah, lalu kuncir sambungan dengan tali rafia. Entres yang sudah menempel lantas dibungkus memanfaatkan plastik bening. Dan biarkan selama 3 minggu.

Perlakuan pasca sambung samping
Setelah sambung samping tanaman kakao berumur 3 minggu, buka plastik pembungkus agar pertumbuhan mata tunas tidak terhambat. Sambungan lantas dipelihara dan dibiarkan tumbuh sampai lumayan besar. Jika sambungan sudah berumur kira-kira 6 bulan, batang pokok mesti dipangkas agar tidak berjalan kompetisi dengan sambungan. Pemotongan dilakukan terhadap jarak minimal 30 cm berasal dari tapak sambungan. Setelah 18 bulan, entres sudah tumbuh besar dan terasa mengolah buah kakao dengan produktivitas tinggi.

POKOK PENJELASAN DAN PENJABARAN DASA DARMA

POKOK PENJELASAN DAN PENJABARAN DASA DARMA

POKOK PENJELASAN DAN PENJABARAN DASA DARMA
POKOK PENJELASAN DAN PENJABARAN DASA DARMA

Pokok-pokok Pengertian

1. Dasadarma adalah ketentuan moral. Karena itu, Dasadarma memuat pokok-pokok moral yang harus ditanamkan kepada anggota Pramuka agar mereka dapat berkembang menjadi manusia berwatak, warga Negara Republik Indonesia yang setia, dan sekaligus mampu menghargai dan mencintai sesama manusia dan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
2. Republlik Indonesia adalah Negara hukum yang berdasarkan falsafah Pancasila, Karena itu, rumusan Dasadarma Pramuka berisi penjabaran dari Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari.
3. Dasadarma yang berarti sepuluh tuntunan tingkah laku adalah sarana untuk melaksanakan satya (janji, ikar, ungkapan kata hati). Dengan demikian, maka Dasa darma Pramuka pertama-tama adalah ketentuan pengamalan dari Tri satya dan kemudian dilengkapi dengan nilai-nilai luhur yang bermanfaat dalam tata kehidupan.


Penjelasan masing-masing Darma

1. Darma pertama: Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

1.Takwa
1. Pengertian takwa adalah bermacam-macam, antara lain: bertahan, luhur, berbakti, mengerjakan yang utama dan meninggalakan yang tercela, hati-hati, terpelihara, dan lain-lain.
2. Pada hakekatnya takwa adalah usaha dan kegiatan seseorang yang sangat utama dalam perkembangan hidupnya. Bagi bangsa Indonesia yang berketuhanan Yang Maha Esa, yang menjadi tujuan hidupnya adalah keselamatan, perdamaian, persatuan dan kesatuan baik didunia maupun diakhirat, Tujuan hidup ini hanya dapat dicapai semata-mata dengan takwa kepada Tuhan Ynag Maha Esa, yaitu:


1. Bertahan terhadap godaan-godaan hidup, berkubu dan berperisal untuk memelihara diri dari dorongan hawa nafsu.
2. Taat melaksanakan ajaran-ajaran Tuhan, mengerjakan yang baik dan berguna serta menjauhi segala yang buruk dan yang tidak berguna bagi dirinya maupun bagi masyarakat serta seluruh umat manusia.
3. Mengembalikan, menyerahkan kepada Tuhan segala darma bakti dan amal usahanya untuk mendapatkan penilaian; sebagaimana Tuhan menghendaki sikap ini merupakan sikap seseorang kepada pribadi lain yang dianggap mengatasi dirinya, bahkan mengatasi segala-galanya, sehingga seseorang menyatakan hormat dan baktinya, serta memuji, meluhurkan dan lain-lain terhadap pribadi lain yang dianggap Mahaagung itu.


2. Tuhan
Di sini kita dapat mencoba memahami pengertian kita tentang Tuhan baik berpangkal dari kemanusiaan yang antara lain dianugerahi akal budi, maupun dari wahyu Tuhan sendiri yang terdapat dalam kitab suci yang diturunkan kepada kita melalui para Nabi/ Rosul.

1. Dari segi kemanusiaan (akal budi), Tuhan adalah zat yang ada secara mutlak yang ada dengan Zat yang menjadi sumber atau sebab adanya segala sesuatu di dalam alam semesta (couse prima atau sebab pertama).
Karena itu, Dia tidak dapat disamakan atau dibandingkan dengan apa saja yang ada. Dia mengatasi, melewati, dan menembus segala-galanya.

2. Dari wahyu Tuhan sendiri yang dianugerahkan kepada kita melalui firman atau sabda-Nya di dalam Kitab suci, kita dapat mengetahui bahwa Dia adalah pencipta Yang Maha Kuasa, Maha Murah, lagi Maha Penyayang. Tuhan menjadikan alam semesta termasuk manusia tanpa mengambil suatu bahan atau menggunakan alat. Hanya karena firman-Nya, alam semesta ini menjadi ada. Yang semula tidak ada menjadi ada, dari tingkat yang paling rendah sampai tingkat yang paling tinggi dan luhur.

Dari yang tiada bernyawa kepada yang bernyawa dan berjiwa, Dari hasil karya Tuhan itu, kita dapat mengenal segala macam sifat Tuhan yang melebihi dan mengatasi apa yang terdapat di dalam alam semesta ini, terutama dari wahyu Tuhan sendiri. Kita juga dapat memahami kegaiban Tuhan. Oleh karena itu, kita tidak dapat membandingkan zat kodrat sifat Illahi dengan yang ada dalam alam ini. Hal ini juga termasuk dengan sifat Tuhan Yang Maha Esa. Namun sebagai insan manusia, kita akan berusaha memahami apa arti Esa pada Tuhan itu.


3. Esa= satu/tunggal.

Maksudnya bukanlah “satu” yang dapat dihitung. Satu yang dapat dihitung adalah satu yang dapat dibagi atau dibanding-bandingkan. Maka, satu atau esa pada Tuhan adalah mutlak. Satu/tunggal yang tidak dapat dibagi-bagi dan dibandingkan.
“Tiada Tuhan selain Allah”.

3. Berbicara tentang pengertian takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa tidak dapat dipisahkan dari pengertian moral, budi pekerti, dan akhlak.
Moral, budi pekerti atau akhlak adalah sikap yang digerakan oleh jiwa yang menimbulkan tindakan dan perbuatan manusia terhadap Tuhan, terhadap sesama manusia, sesama makhluk, dan terhadap diri sendiri. Akhlak terhadap Tuhan Yang Maha Esa meliputi cinta, takut, harap, syukur, taubat, ikhlas terhadap Tuhan, mencintai atau membenci karena Tuhan. Akhlak terhadap Tuhan Yang Maha Esa mengandung unsur-unsur takwa, beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berbudi pekerti yang luhur.


Akhlak terhadap sesama manusia atau terhadap masyarakat mencakup berbakti kepada orang tua, hubungan baik antara sesama, malu, jujur, ramah, tolong menolong, harga- menghargai, memberi maaf, memelihara kekeluargaan, dan lain-lainnya. Akhlak terhadap sesama manusia mengandung unsur hubungan kemanusiaan mengandung unsur hubungan kemanusiaan yang baik akhlak terhadap sesama akhlak Tuhan yang hidup ataupun benda mati mencakup belas kasih, suka memelihara, beradab, dan sebagainya,

Akhlak terhadap sesama makhluk Tuhan mengandung unsur peri kemanusiaan.
Akhlak terhadap diri sendiri meliputi: memelihara harga diri, berani membela hak, rajin tanggungjawab, menjauhkan diri dari takabur, sifat-sifat bermuka dua sifat pengecut, dengki, loba, tamak, lekas putus asa, dan sebagainya.
Akhlak terhadap diri sendiri mengandung unsur budi pekerti yang luhur, berani mawas diri, dan mampu menyesuaikan diri.


3. Pelaksanaan
1. Sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka yang mengarahkan anak didik menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur, dan juga karena falsafah hidup bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila, maka sudah seharusnyalah iman kepada Tuhan dari masing-masing anak didik itu diperdalam dan diperkuat. Iman anak didik kepada Tuhan itu belum cukup kalau hanya kita berikan pengajaran lisan/tertulis tanpa ada perwujudan kongkret dalam tingkah laku kehidupan anak didik.


Maka, apa yang diimani dari agama dan kepercayaan tentang Tuhan haruslah dijabarkan dalam sikap hidupnya yang nyata dan dapat dirasakan oleh lingkungannya, karena itu akan terdapat kepicangan apabila Gerakan Pramuka hanya dapat mengemukakan ajaran tentang takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ini, tetapi kurang memberikan bimbingan dan kesempatan kepada peserta didik untuk melaksanakan darmanya yang pertama ini. Untuk mewujudkan cita-cita Gerakan Pramuka, dalam hal ini banyak cara dan metode yang dapat dilaksanakan, sesuai dengan tingkat umur dan kemampuan anak didik dan kepercayaan masing-masing.

Cara atau metode dapat berlainan, tetapi tujuannya kiranya hanya satu, ialah terciptanya manusia Indonesia yang utuh dan sempurna (Pancasilais).
Segala macam ketentuan moral/kebaikan yang tersimpan dalam ajaran agama (seperti tertera dalam darma-darma yang berikut) seharusnyalah dikembangkan dalam sikap hidup anak didik. Darma-darma itu merupakan bentuk-bentuk perwujudan kongkret dari takwanya kepada Tuhan di samping do’a, sembahyang, dan bentuk peribadatan lain.


Sebagai Contoh.
Sikap cinta dan kasih sayang, setia, patuh, adil, jujur, suci,dan lain-lain adalah merupakan pengejawantahan dan perwujudan dari ketakwaan seseorang kepada Tuhan. Sulit untuk mengatakan bahwa sebenarnya tidak jujur orang mengarahkan dia itu takwa kepada Tuhan, tetapi dalam hidupnya dia bertindak dan bersikap membenci, curang, tidak adil, dan sebagainya terhadap sesamanya.
2. Maka dari itu, dalam prakteknya, mengembangkan ketakwaan kepada Tuhan dapat dilaksanakan dalam segala kegiatan kepramukaan mulai dari bermain sampai kepada bekerja sama dan hidup bersama.
Dalam kegiatan permainan, kita sudah dapat menamkan sifat-sifat jujur, patuh, setia dan tabah.
Kalau anak sudah dibiasakan bermaian seperti itu, maka dia akan berkembang menjadi pribadi yang baik, berwatak luhur dan berkepribadian.


Akhirnya, akan berguna bagi sesama manusia, masyarakat, bangsa dan negaranya. Semua ini tiada lain didasarkan pada takwanya kepada Tuhan.
3. Menuntun anak untuk melaksanakan ibadah,
4. Menyelenggarakan peringatan-peringatan hari besar agama.
5. Menghormati orang beragama lain.
6. Menyelenggarakan cermah keagamaan.
7. Menghormati orang tua.
2. Darma kedua: Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
a. Pengertian
1. Tuhan Yang Maha Esa telah menciptakan seluruh alam semesta yang terdiri dari manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, dan benda-benda alam.
Bumi, alam, hewan, dan tumbuh-tumbuhan tersebut diciptakan Allah bagi kesejahteraan manusia. Karena itu, sudah selayaknya pemberian Allah ini dikelola, dimanfaatkan, dan dibangun.
Sebagai makhluk Tuhan yang lengkap dengan akal budi, rasa, karsa dan karya, serta dengan kelima indera manusia patut mengetahui makna seluruh ciptaan-NYa.


Wajar dan pantaslah Pramuka secara alamiah, melimpahkan cinta kepada alam sekitarnya (benda alam, satwa, dan tumbuh-tumbuhan), kasih sayang kepada sesama manusia dan sesama hidup serta menjaga kelestariannya.
Kelestarian benda alam, satwa, dan tumbuh-tumbuhan perlu dijaga dan dipelihara karena hutan, tanah, pantai, fauna, dan flora serta laut merupakan sumber alam yang perlu dikembangkan untuk menunjang kehidupan generasi kini dan dipelihara kelestariannya untuk kehidupan generasi mendatang.
Di samping itu, sebagai Negara kepulauan pemanfaatan wilayah pesisir dan lautan yang sekaligus memelihara kelestarian sumber alam ini dengan menanggulangi pencemaran laut, perawatan hutan, hutan bakau dan hutan payau, serta pengembangan budi daya laut menduduki tempat yang penting pula.

2. Yang dimaksud dengan cinta dan kasih sayang apabila manusia dapat ikut merasakan suka dan derita alam sekitarnya khususnya manusia. Kelompok-kelompok manusia ini merupakan bangsa-bangsa dari Negara yang terdapat di dunia ini. Bila kita ingin dan mau mengerti dan bergaul dengan bangsa lain maka rasa kasih sayanglah yang dapat mendekatkan kita dengan siapa pun. Dengan demikian, akan terciptalah perdamaian dan persahabatan antar manusia maupun antar bangsa.


Khususnya sebagai seorang Pramuka menganggap Pramuka lainnya baik dan Indonesia maupun dari bangsa lain sebagai saudaranya karena masing-masing mempunyai satya dan darma sebagai ketentuan moral. Pramuka Indonesia yang bertujuan menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur sudah sepantasnyalah jika ia berusaha meninggalkan watak yang dapat menjauhkan ia dengan ciptaan Tuhan lainnya dengan memiliki sifat-sifat yang penuh rasa cinta dan kasih sayang.

3. Darma ini adalah tuntunan untuk mengamalkan sila kedua dari Pancasila
b. Pelaksanaan dalam hidup sehari-hari.
1) Membawa peserta didik kea lam bebas kebun raya agar mengetahui dan mengenal berbagai jenis tumbuhn-tumbuhan, Anjurkanlah kepada meereka memelihara tenaman di rumah masing-masing. Hal ini dapat dijadikan persyaratan untuk mencapai tanda kecakapan khusus.


2) Begitu pula halnya sikap kita terhadap binatang, perkenalakan peserta didik dengan sifat masing-masing jenis binatang untuk mengetahui manfaatnya. Anjurkan juga memelihara dengan baik binatang yang mereka miliki.
1.Kasih sayang sesama manusia tidak lepas dari perwujudan kerendahan diri manusia sebagai makhluk terhadap keagungan pencipta-Nya. Ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Mahaesa wajib dihayati sepanjang hidup. Di samping itu, perlu membangun watak utama antara lain, tidak mementingkan diri pribadi, menghargai orang lain meskipun tidak sebangsa dan seagama. Demikian pula, bersaudara dengan Pramuka sedunia.


2.Siapa pun yang kita kenal dan kita dekaaaaati lambaat-laun akan timbul rasa cinta alam dan kasih saying sesama manusia. Rasa inilah yang dapat menggugah rasa dekat dengan Alkhalik, karena tidak terhalang oleh rasa benci, marah dan sifat-sifat yang tidak terpuji, dengan demikian, kita menyadari keagungan Tuhan Yang Mahaesa.
3. Darma Ketiga : Patriot yang sopan dan ksatria
a. Pengertian
1. Patriot berarti putra tanah air, sebagai seorang warga Negara Reoublik Indonesia, seorang Pramuka adalah putra yang baik, berbakti, setia dan siap siaga membela tanah airnya.
2. Sopan adalah tingkah laku yang halus dan menghormati orang lain. Orang yang sopan bersikap ramah tamah dan bersahabat bukan pembenci dan selalu disukai orang lain.
3. Ksatria adalah orang yang gagah berani dan jujur. Ksatria juga mengandung arti kepahlawanan, sifat gagah berani dan jujur. Jadi, kata ksatria mengandung makna keberanian, kejujuran, dan kepahlawanan.
4. Seorang Pramuka yang mematuhi darma ini, bersma-sama dengan warga Negara yang lain mempunyai satu kata hati dan satu sikap mempertahankan tanah airnya, menjunjung tinggi martabat bangsanya.
5. Darma ini adlah tuntunan untuk mengamalkan Pancasila ketiga.
b. Pelaksanaan dalam Hidup Sehari-hari
1. Membiasakan dan mendorong anggota Pramuka untuk:
1. menghormati dan memahami serta menghayati lambing Negara, bendera sang Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.


Sumber : www.gurupendidikan.co.id

Keterampilan Komunikasi Interpersonal

Keterampilan Komunikasi Interpersonal

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak lepas dari pengaruh manusia lain. Manusia adalah makhluk sosial yang merubah perilaku orang lain dan dipengaruhi oleh perilaku mereka. Hubungan sosial tergantung terhadap penyesuaian timbal balik pada perilaku tersebut. Namka (Rashid, 2010) mengamati bahwa sosialisasi adalah kapabilitas manusia untuk terjalin positif dengan orang-orang didalam masyarakat. Cara yang digunakan untuk bersosialisasi cocok dengan usianya.

Keterampilan Komunikasi Interpersonal

Dalam bersosialisasi, keterampilan komunikasi interpersonal sangatlah dibutuhkan, komunikasi interpersonal paling kerap dianggap sebagai seperangkat keterampilan yang amat mungkin kita untuk berkomunikasi, terjalin dan bersosialisasi dengan orang lain. Fenomena rendahnya tingkat keterampilan komunikasi interpersonal di sekolah dapat diamati berdasarkan perilaku yang terlihat terhadap siswa, di antaranya: siswa yang malu didalam mengemukakan pendapat, memiliki perilaku komunikasi yang tidak cukup baik dengan siswa lain sehingga mengakibatkan perselisihan dan perkelahian, dan siswa yang mulai tidak cukup yakin diri didalam menjalin jalinan dengan rekan sebayanya.

Keterampilan komunikasi interpersonal yang efektif sangat perlu untuk membangun dan pelihara jalinan didalam jalinan sosial. Keterampilan komunikasi yang jelek dapat memicu kerusakan hubungan, merubah produktivitas, kepuasan, kinerja, moral, kepercayaan, rasa hormat, keyakinan diri, dan lebih-lebih kesegaran fisik (Un ange passé, 2008: 1-2).

Menurut Johnson (1993), keterampilan komunikasi interpersonal merupakan keseluruhan kapabilitas seseorang yang digunakan untuk berinteraksi atau terjalin secara efektif dengan orang lain. Keterampilan komunikasi interpersonal pilih kapabilitas seseorang berikut untuk memulai, mengembangkan, pelihara kepedulian dan jalinan yang produktif didalam suatu proses interaksi. Dengan kata lain, keterampilan komunikasi interpersonal adalah kapabilitas seseorang yang digunakan untuk berinteraksi dari satu orang ke orang lain secara tatap muka yang mencerminkan khusus karakteristik individu untuk membina jalinan yang mantap dan mengetahui dengan orang lain.

Berdasarkan hasil observasi dan penyebaran kuesioner yang dijalankan oleh Winarti dan Yahya (2016) di SMA Negeri 2 Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, tetap terkandung peserta didik kelas XI yang memiliki komunikasi interpersonal yang rendah seperti: berbicara terhadap saat tersedia yang sedang mengemukakan pesan, terbata-bata saat sedang mengemukakan pesan atau tujuan, kerap mengfungsikan bahasa yang sukar dimengerti sehingga memicu multitafsir, hasrat yang rendah untuk mengakui kekeliruan dan condong menyalahkan orang lain, kurangnya rasa akrab, dan membantah perintah.

Hasil penelitian dari Kartika dkk. (2014) tunjukkan bahwa terkandung kontribusi komunikasi interpersonal terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan. Sementara itu, hasil penelitian Purnomo dan Harmiyanto (2016) tunjukkan adanya jalinan yang penting pada keterampilan komunikasi interpersonal dengan keyakinan diri siswa kelas X di SMAN 1 Garum Kabupaten Blitar. Hal ini tunjukkan bahwa siswa yang memiliki keterampilan komunikasi tinggi umumnya termasuk memiliki keyakinan diri yang tinggi.

Berdasarkan fenomena dan hasil penelitian di atas, untuk mengantisipasi rendahnya tingkat keterampilan komunikasi interpersonal, dibutuhkan usaha yang dijalankan oleh guru bimbingan dan konseling (BK) untuk menghindar rendahnya keterampilan komunikasi interpersonal. Contohnya dengan pemberian orientasi sarana BK secara personal maupun kelompok. Guru BK termasuk dapat menyebarkan skala keterampilan komunikasi interpersonal untuk mengetahui tingkat keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Dari hasil skalanya nanti guru BK dapat memberi tambahan pembinaan yang baik kepada siswa sehingga mereka memiliki keterampilan komunikasi interpersonal dan tidak mengakibatkan pengaruh negatif terhadap penyesuaian diri dengan lingkungan sosialnya.

sumber : https://www.ruangguru.co.id/

“Center of Attention” (Pusat Perhatian) Pada Remaja

“Center of Attention” (Pusat Perhatian) Pada Remaja

Center of attention” atau obsesi untuk jadi pusat perhatian merupakan tidak benar satu problematika remaja yang jadi tanggung jawab kami semua, baik sebagai orangtua, guru/dosen (pendidik), khususnya guru Bimbingan dan Konseling.

(Pusat Perhatian) Pada Remaja

Center of attention dapat terjadi ke dua arah yaitu positif dan negatif. Salah satu implementasi center of attention ke arah positif dapat dicermati dikala remaja dapat tunjukkan prestasi akademiknya, namun untuk arah yang negatif dapat dicermati dari masalah semacam Awkarin atau Afi Nihaya. Kedua nama yang paling akhir ini menghebohkan dunia sarana sosial. Pada masalah ini terlalu tahu keluar “center of attention” yang timbul dari sistem aktualisasi diri.

Berikut ini penjelasan dari tidak benar satu berita di dunia maya yang menyoroti tentang masalah center of attention: “Ada kecenderungan, memang bahagia jadi center of attention termasuk ya mereka ini,” kata psikolog anak dan remaja, Ratih, dari RaQQi-Human Development & Learning Centre waktu berbincang bersama detikcom, Rabu (21/9/2016). “Sebenarnya barangkali terkecuali dibandingkan bersama remaja zaman pernah enggak ada jauh beda terkecuali soal eksistensi, cuma barangkali remaja zaman pernah bukan digital native, ya. Artinya mereka enggak dan juga merta langsung dapat menampilkan apa yang mau mereka tampilkan karena enggak ada medianya. Kalau remaja sekarang mereka miliki medianya, mereka dapat langsung posting, sehingga mempermudah mereka untuk sistem eksistensi,” tahu Ratih.

Dalam pencarian identitas yang baru, remaja mesti hadapi beragam tantangan dan konflik terhadap dirinya. Konflik keluar pada usaha untuk berperilaku baik di mata orang tua dan berperilaku di dalam cara yang dapat menjadikan mereka bahan olok-olokan rekan sebayanya. Remaja miliki imajinasi dan ambisi yang tidak terbatas dan bercita-cita untuk meraih prestasi yang gemilang. Remaja yang diterima, dicintai, dan dihargai oleh keluarga dan rekan sebaya biasanya meraih keyakinan diri dan dapat mengembangkan potensi dan tujuan-tujuan positif untuk meraih tingkat aktualisasi diri (Kozier, 2010). Center of attention terhadap remaja mengimbuhkan tidak benar satu deskripsi bagaimana remaja idamkan diperhatikan keberadaannya.

Pandangan postmodern percaya terhadap realitas subjektif yang berasumsi realitas itu tidak ada dan tidak dapat bersama bebas diobservasi. Social constructionism adalah tidak benar satu tahu yang berada di dalam lingkup postmodernism yang melihat realitas subjek tanpa membantah apakah itu akurat atau rasional. Social constructionism didasarkan terhadap pemanfaatan bhs dan manfaat dari situasi/lingkungan area klien tinggal. Realitas adalah sesuatu yang sudah dibentuk secara sosial. Dalam tahu ini, masalah ada karena klien/orang menganggapnya sebagai masalah dan perlu untuk diselesaikan.

Kasus-kasus yang dihadapi remaja terhadap waktu ini mengimbuhkan deskripsi bagaimana remaja berusaha jadi center of attention. Guru, orang tua dan lingkungan mesti dapat memosisikan diri sebagai individu yang terbuka di dalam beragam hal. Melihat sesuatu tidak cuma dari satu sudut pandang. Yang paling penting adalah mempunyai remaja sehingga dapat jadi center of attention yang cocok bersama kearifan lokal.

MATERI PENGANTAR DASAR PENDIDIKAN

MATERI PENGANTAR DASAR PENDIDIKAN

MATERI PENGANTAR DASAR PENDIDIKAN
MATERI PENGANTAR DASAR PENDIDIKAN

Bab 1 HAKIKAT MANUSIA DAN DIMENSI SERTA PENGEMBANGANNYA

A. Hakikat Manusia
Menurut Bath dalam Reja (1975:14) tentang teori manusia bahwa “manusia pada saat dilahirkan berada dalam tahapan perkembangannya yang bukannya lebih, melainkan kurang dari hewan”. Menurut Meitzshe dalam Reja (1975:15) “manusia adalah hewan yang belum ditetapkan”. Menurut Majid Noor (1981:21) secara pendekatan filsafat manusia terdiri dari badan dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
Ada 3 aliran pemikiran:
1. Aliran materalisme yaitu aliran yang memandang bahwa yang penting adalah badan manusia, jiwa hanya masalah yang kurang penting, jiwa hanya membonceng saja dalam tubuh. Menurut Feurbach dalam Majid Noor (1981:22) berpendapar bahwa dibalik manusia tidak ada makhluk lain yang misterius yang disebut jiwa.
2. Aliran spritualisme memandang bahwa yang penting adalah jiwa. Tokohnya antara lain Plato yang berpendapat bahwa jiwa lebih agung dari pada badan, jiwa telah ada di alam atas sebelum masuk kedalam badan.
3. Aliran dualisme menganggap bahwa badan dan jiwa sama pentingnya. Tokohnya Rene Descartes dalam Majid Noor (1981:24) jiwa adalah substansi yang berfikir dan badan adalah substansi yang berkeleluasaan. Dualisme terbagi atas paralelisme (badan sejajar kedudukannya dengan jiwa) dan monoisme (antara badan dan jiwa telah terjadi perpaduan sehingga manunggal).

B. Wujud Sifat Hakikat Manusia

Dikemukakan oleh paham eksistensialisme:
  1. Kemampuan menyadari diri. Bahwa manusia menyadari dirinya memiliki ciri yang khas atau karakteristik diri.
  2. Kemampuan untuk bereksistensi. Kemampuan menempatkan diri, dapat menembus kesana ke masa depan atau masa lampau.
  3. Kata hati (Gewetwn of man). Disebut juga dengan istilah hati nurani, lubuk hati, suara hati, pelita hati, dll.
  4. Moral. Jika kata hati diartikan sebagai bentuk pengertian yang menyertai perbuatan, maka moral (etika) adalah perbuatan itu sendiri.
  5. Tanggungjawab. Adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja (suyadi 1985).
  6. Rasa kebebasan. Adalah rasa bebas tetapi yang sesuai dengan tuntutan kodrat manusia.
  7. Kesediaan melaksanakan kewajiban dan menyadari hak.
  8. Kemampuan menghayati kebahagiaan.

C. Kodrat, Harkat dan Martabat Manusia

Kodrat manusia merupakan keseluruhan sifat-sifat asli, kemampuan-kemampuan atau bakat-bakat alami, kekuasaan, bekal disposisi yang melekat pada kebaradaan/eksistensi manusia sebagai makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial ciptaan Tuhan YME. Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang memiliki kemampuan-kemampuan yang disebut cipta, rasa dan karsa. Derajat manusia adalah tingkat kedudukan atau martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki bakat, kodrat, kebebasan hak, dan kewajiban asasi.
  • SIFAT HAKEKAT  MANUSIA
1.    Pengertian dan Sifat Hakekat Manusia
Ciri-ciri karakteristik, yang secara prinsipil membedakan manusia dari hewan
2.    Pendidikan Bersifat Filosofis
Filosofis berarti berdasarkan pengetahuan dan penyelidian dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal dan hokum, termasuk termasuk teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan (berintikan logika, estetika, metafisika, epistemology dan falsafah)
Untuk mendapatkan landasan pendidikan yang kukuh diperlukan adanya kajian yang bersifat mendasar, sistematis dan Universal tentang ciri hakiki manusia
3.    Pendidikan Bersifat Normatif
Normatif berarti bersifat norma atau mempunyai tujuan/aturan
Pendidikan mempunyai tugas untuk menumbuhkembangkan sifat hakikat manusia sebagai sesuatu yang bernilai luhur, dan hal itu menjadi keharusan.
  •  WUJUD SIFAT HAKEKAT MANUSIA
1.    Kemampuan Menyadari Diri
Kemampuan Mengeksplorasi potensi yang ada, dan mengembangkannya kearah kesempurnaan dan menyadarinya sebagai kekuatan
2.    Kemampua Bereksistensi
Manusia bersifat aktif dan manusia dapat menjadi manejer terhadap lingkungannya
3.    Pemilikan Kata Hati
Kemampuan membuat keputusan tentang baik/benar  dengan yang buruk/salah bagi manusia
Cara meningkatkan : melatih akal/kecerdasan dan kepekaan emosi
4.    Moral (etika)
Perbuatan yang dilakukan/nilai-nilai kemanusiaan
Bermoral sesuai dengan kata hati yang baik bagi manusia, dan sebaliknya
Etiket hanya sekedar kemampuan bersikap/mengenai sopan santun
5.    Kemampuan Bertanggung Jawab
Suatu perbuatan harus sesuai dengan tuntutan kodrat manusia
6.    Rasa Kebebasan (Kemerdekaan)
Kebebasan yang terikat(bertanggung jawab)
Tugasn pendidikan membuat pesreta didik merasa merdeka dalam menjalankan tuntutan kodrat manusia.
7.    Kesediaan Melaksanakan Kewajiban dan Menyadari Hak
Dapat ditempuh dengan pendidikan disiplin:
  • Disiplin Rasional -> dilanggar -> rasa Salah
  • Disiplin Afektif -> dilanggar -> rasa Gelisah
  • Disiplin Sosial -> dilanggar -> rasa Malu
  • Disiplin Agama -> dilanggar -> rasa Berdosa
8.    Kemampuan Menghayati Kebahagiaan
Kesanggupan menghayati kebahagiaan berkaitan dengan 3 hal : Usaha, norma-norma, dan Takdir. Referensi :  www.kuliahbahasainggris.com

156 Lukisan Dipamerkan Pembuatnya Orang Sakit Jiwa

156 Lukisan Dipamerkan Pembuatnya Orang Sakit Jiwa

 

Sebagai bagian menurut persiapan menyambut Festival Bebas Batas pada bulan Oktober mendatang, Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Kesenian vtbersama Angkasa Pura II bekerja sama menggelar Pameran Lukisan Aneka Rupa Lima RSJ di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Tangerang.

156 Lukisan Dipamerkan Pembuatnya Orang Sakit Jiwa
156 Lukisan Dipamerkan Pembuatnya Orang Sakit Jiwa

Seperti namanya, pameran yang digelar dalam 23 Agustus sampai 18 Oktober 2018 ini diisi dengan karya yang dibentuk oleh orang-orang berkebutuhan khusus yang berasal berdasarkan 5 Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Kelima Rumah Sakit Jiwa itu merupakan RSJ Dr. Arif Zainudin (Solo), RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat (Lawang), RSJ Bali (Bangli), RSJ Lampung (Bandar Lampung) dan RSJ Dr. Soeharto Heerdjan (Jakarta).

Direktur Kesenian Kemendikbud Restu Gunawan berharap melalui pameran ini, akan mampu menyadarkan rakyat mengenai luasnya cakupan seni. Menurutnya sebi itu erat kaitannya dengan penguatan karakter di bidang pendidikan.

“Seni itu luas cakupannya. Saya harap orang-orang menyadari bahwa kesenian itu, apalagi jika dihubungkan dengan penguatan karakter bangsa sangat deka,” tuturnya.

Selain itu, Restu menambahkan bahwa seni pada hal ini tidak hanya soal apresiasi. Namun, lebih jauh lagi, seni pula bisa sebagai wahana buat penyembuhan bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Selain Bandara Soekarno Hatta, pameran ini juga digelar di Harmoni Central Busway Jakarta. Kemudian puncaknya di Festival Bebas Batas dalam 8 Oktober 2018 akan digelar pada Galeri Nasional Jakarta (Aji Shahwin) Sumber : sekolahbahasainggris.com/

Yamaha Firewall FWX 120 Solusi Untuk Security System

Yamaha Firewall FWX 120 Solusi Untuk Security System

Yamaha Firewall FWX 120 – Pada hari Rabu, 25 Mei 2016 bertempat di kawasan Jakarta Pusat, Yamaha lewat distributor utamanya di Indonesia, PT. Halilintar Lintas Semesta (HLS) memperkenalkan produk andalannya yang termasuk didalam jajaran Yamaha Network Device. Produk ini diperkenalkan bersama dengan nama Yamaha Firewall FWX 120.

Yamaha Firewall FWX 120 Solusi Untuk Security System

Yamaha Firewall FWX 120 merupakan sebuah perangkat router yang udah disempurnakan firewall sebagai security system. Haryanto Wijaya yang bertindak sebagai General Manager HLS mengutarakan “Yamaha FWX 120 sebagai the first entry firewall device yang punyai licence free security”. Jadi bersama dengan memakai produk ini pengguna tidak harus kembali sediakan budget khusus untuk proses keamanan firewall yang umumnya berlaku untuk satu periode tertentu.

Yamaha FWX 120 ini bisa menyebabkan koneksi internet lebih cepat dan stabil. Produk ini bisa digunakan oleh 150 user untuk performa terbaiknya dan bisa dimaksimalkan hingga 200 user, tentu saja perihal berikut benar-benar dipengaruhi oleh mutu dan kapasitas koneksi internet yang dimiliki penggunanya.

Yamaha FWX 120 sendiri udah lebih dulu dipasarkan di Negara asalnya Jepang dua tahun yang selanjutnya dan dan menjadi no satu bersama dengan meraup pasar (market shared) hingga 57 persen. Tentunya perihal berikut yang menjadi salah satu pertimbangan HLS memboyong Yamaha Firewall FWX 120 ke Indonesia. Adapun segmen yang menjadi pasar bagi produk ini adalah segmen Small Medium Enterprise (SME) dan Small Madium Bussiness (SMB) yang sedang berkembang di Indonesia. Produk ini termasuk udah dianugerahi sertifikat wejangan oleh FTTH, yang berarti produk ini merupakan perangkat yang membawa value for money yang benar-benar baik.