Cetak Biru Pendidikan Harus Berbasis Data Kebutuhan Guru dan Sekolah

Cetak Biru Pendidikan Harus Berbasis Data Kebutuhan Guru dan Sekolah

Cetak Biru Pendidikan Harus Berbasis Data Kebutuhan Guru dan Sekolah

Cetak Biru Pendidikan Harus Berbasis Data Kebutuhan Guru dan Sekolah
Cetak Biru Pendidikan Harus Berbasis Data Kebutuhan Guru dan Sekolah

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan, cetak biru pendidikan yang sedang dibuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus berbasis data kebutuhan guru dan sekolah.

Dengan demikian, target dari cetak biru bertujuan untuk pemerataan sebaran

guru dan akses masyarakat terhadap pendidikan.

Ia menegaskan, program peningkatan mutu guru akan berjalan simultan dengan akses dan sebaran guru. Menurut dia, cetak biru tersebut juga harus bersifat jangka panjang dan dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Bikin e-KTP Masih Akan Sulit Tahun 2020, Ada Anggapan Orang Termiskin Adalah Mereka yang Tak Punya e-KTP

“Pemerintah harus menyesuaikannya dengan target yang akan dicapai

berdasarkan kesepakatan bersama. Seandainya ini sebuah gedung, maka gedung yang mau dibuat bentuknya sudah disepakati bersama,” kata Indra di Jakarta, Minggu 29 Desember 2019.

Ia menjelaskan, Kemendikbud sudah memiliki data yang cukup akurat terkait

pemetaan sebaran peserta didik, guru, dan sekolah. Hal tersebut didapat dari evaluasi penyelenggaraan ujian nasional (UN).

Kendati demikian, pemerintah, khususnya Kemendikbud tidak pernah menindaklanjuti hasil pemetaan tersebut dengan langkah konkret.

Baca Juga: Bima Arya Bolehkan Pesta Tahun Baru di Bogor dengan Syarat

Ia berharap, dalam 5 tahun ke depan, Kabinet Indonesia Maju menunjukan kebijakan yang nyata dengan mengeksekusi setiap hasil evaluasi pembangunan pendidikan nasional.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/